Penghotmixkan Dekat Rumah Bupati Asahan Tanpa Pengawas PUPR

Asphalt finisher dan Tandem Roller terus bekerja meski titik - titik patching belum kering sempurna.

KabarMania.com, Asahan - Kegiatan proyek penghotmixkan di Jalan Setia Budi, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (16/3) sejak pagi mendadak terhenti oleh derasnya hujan sekitar pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut terhenti hanya berjarak puluhan meter dari rumah pribadi Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, tepatnya di depan kediaman Anggota DPRD Asahan dari Fraksi PDI-P, Armen Margolang.

Selang setengah jam, hujan tampak reda, namun di sekitar Simpang Jalan Setia Budi - Jalan Karya sampai dekat kediaman pribadi Bupati Asahan, beberapa titik badan jalan yang dipatching (diperbaharui/dikorek untuk ditambal) sudah tergenang air.

Salah satu titik patching di Simpang Jalan Setia Budi - Jalan Karya yang belum kering sempurna sudah dihampar Hotmix.

Namun herannya, penghotmixkan terus dilanjutkan tanpa Pengawas dari Dinas Pekerjaan  Umum dan Penataan Ruang (PUPR), juga lubang - lubang patchingan tidak dikeringkan sempurna terlebih dahulu, dibersihkan, diprime coat (diberi perekat aspal) kembali, barulah dihampar hotmixnya.

Ketika kru media ini sekira pukul 14.10 WIB ingin menanyakan terkait dilanjutkannya penghotmixkan dalam kondisi tersebut kepada Pengawas Kegiatan, menurut para pekerja di sana bahwa Pengawas tidak ada di tempat,

Tambalan Hotmix di depan rumah pribadi Bupati Asahan.

Tadi pengawas ada Bang, tapi dia pergi entah kemana, ujar mereka. Ditanya nomor HP nya, mereka serentak menjawab tidak tahu.

Selanjutnya, penghotmixkan terus berjalan ke patchingan - patchingan berikutnya, meskipun tanpa pengawasan dari dinas PUPR. Ditanya kedalaman patchingan dan kebersihan patchingan sebelum diprime coat serta tentang teknis lainnya, mereka menghiraukan dan sibuk bekerja saja.

Para pekerja membersihkan patchingan secara manual.

Ada yang menyekop material bekas patchingan yang sempat tergenang air hujan, ada pula yang mencurahkan prime coat tanpa dikompresor terlebih dahulu, serta langsung dihampar dengan hotmix, tanpa ditunggu kering sempurna di titik yang harus dihotmix.

Plank proyek juga tidak kelihatan, katanya dipasang di pangkal Jalan Setia Budi, ketika dicek, tidak ditemukan plank proyek dimaksud. (Muhammad Syahrial)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama